
MAJALAH SENI RUPA VISUAL ARTS
Di era kebebasan pers, selepas runtuhnya Orde Baru (1998), lahir begitu banyak media baru, antara lain Majalah Seni Rupa Visual Arts. Majalah yang didirikan oleh pengusaha dan pecinta seni Teguh Wibisana dan Budi Santoso Prawiro ini, edisi perdananya terbit pada bulan Juni 2004, lalu hadir secara periodik setiap dua bulan sekali, pada minggu pertama bulan genap. Sampai tahun 2009, peredaran majalah tidak hanya di kantong-kantong seni rupa di Pulau Jawa (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, dan lain-lain), namun sudah merambah ke kota-kota penting di Pulau Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga NTB. Kini, majalah setebal 128 halaman, dengan andalannya antara lain rubrik Focus, Nasional, Internasional, Warta Pasar, Warta Kampus, Mozaik, Tekstur, Santir, Profil, Wawancara, dan Gerai telah menjadi pegangan utama bagi para pelaku seni rupa di tanah air : perupa, kritikus, pengamat, kurator, kolektor, art dealer, art investor, galeri, balai lelang, museum, dosen/mahasiswa seni rupa, pusat data seni rupa, hingga pejabat seni. Disamping itu juga menjadi rujukan bagi para pelaku wacana maupun pelaku pasar seni rupa internasional, ketika mau bicara soal Indonesia. Hal ini laras dengan moto majalah ini A Gate to Indonesian Arts.
Pada masa awal penerbitannya, sempat hadir dalam dua bahasa : Indonesia-Inggris. Namun kemudian, hanya dengan satu bahasa saja, Indonesia. Belakangan mencoba luwes, jika ada artikel yang bagus dan menjangkau dunia, maka artikel tersebut dilengkapi bahasa Inggris, agar orang-orang asing mudah memahaminya.
Akhir tahun 2008, majalah ini menerima penghargaan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, berupa Anugerah Academic Art Award # 02 untuk kategori media cetak, atas capaian, kontribusi dan dedikasinya di dunia seni rupa. Para dewan juri anugerah tersebut, tentu mahfum bahwa tidak mudah mengelola majalah seni rupa di negeri ini, apalagi bisa mencapai usia melewati jumlah jari kanan. Sebelum majalah ini lahir, memang pernah ada jurnal dan buletin seni rupa, yang diterbitkan oleh institusi dewan kesenian, maupun perguruan tinggi, akan tetapi terbitnya tidak rutin, peredarannya pun sangat terbatas, dan desain grafisnya kalah dengan media umum, sehingga rata-rata berumur pendek. Maka, kehadiran Visual Arts sekaligus bisa dipandang sebagai tonggak lahirnya majalah seni rupa yang dikelola dengan etika jurnalistik dan hukum bisnis media yang ada. Seraya memohon pertolongan Tuhan, dengan semangat “memberi apresiasi dan inspirasi” kami akan terus melangkah ke depan.
SUSUNAN REDAKSI DAN USAHA : Pemimpin Umum BUDI SANTOSO PRAWIRO, Pemimpin Redaksi YUSUF SUSILO HARTONO Pemimpin Usaha TEGUH WIBISANA, Redakur Pelaksana VIDHYASURI UTAMI, Staf Redaksi TOMY FAISAL ALIM, Koresponden, HERU HIKAYAT (Bandung), SATMOKO BUDI SANTOSO, DENI JUNAEDI (Yogyakarta), AGUS KOECINK (Surabaya), HARDIMAN (Bali), Sekretaris Redaksi ELLY A. MANGUNSONG, Penyelaras Bahasa ILHAM BADUDU, PR & Marketing ANITA LISIANI HARTONO, Desainer Grafis TIUR MELANDA, ANDI BARLIANTO, Percetakan RAJAWALI PRINTING, Penerbit PT MEDIA VISUAL ARTS.
ALAMAT REDAKSI, IKLAN DAN PEMASARAN
Kompleks Graha Mas A-9,
Jl. Raya Perjuangan, Kebon Jeruk,
Jakarta Barat, 11530, Indonesia,
Phone +62 21 5367 4333 | +62 21 58 300 300
Fax +62 21 5302 403
SMS +62 812 8818 2009
email redaksi:
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
|
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
email marketing:
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
website: www.visualartsmagazine.info
BANK TRANSFER
BCA KCP Kedoya Baru
A.C. 309.300.7022
A/N PT.Media Visual Arts
Visual Arts, majalah seni rupa terbit setiap dua bulan sekali, pada minggu pertama bulan genap. Redaksi menerima tulisan dari penulis, kritikus seni dan siapa saja yang berminat pada seni rupa.
| |