SITE INDEXABOUT USSUBSCRIPTIONSSHOPADVERTISESOCIETY
Indonesian (Indonesia)English (United Kingdom)

HOME
SHOP
NATIONAL
INTERNATIONAL
FOCUS
PATTERN
SANTIR
INTERVIEW
PROFILE
CRITICS
VIDEO & ART
CAMPUS NEWS
MOZAIK
PHOTOGRAPHY
PREVIEW
MARKET NEWS
REFLECTION
EVENT SCHEDULE
FORUM








Banner
Seni yang Menciptakan Dunia PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 16 December 2009 16:05



Venice Biennale adalah sebuah perhelatan akbar senirupa dunia yang selalu dinanti-nantikan oleh publik dunia. Penyelenggaraan ajang kali ini menampilkan sebuah pandangan terhadap masa depan sebuah dunia yang bernama senirupa dunia itu sendiri. Agung Hujatnikajennong mengulas penyelenggaran ajang prestisius ini.

“Sebuah karya seni lebih dari sekadar objek, lebih dari sekadar komoditas. Seni mewakili sebuah visi tentang dunia, dan secara lebih lebih serius ia adalah jalan untuk menciptakan dunia.” Demikian kalimat pertama dalam pengantar kuratorial yang ditulis Daniel Birnbaum, direktur artistik untuk 53rd Venice Biennale, Fare Mondi // Making Worlds // Bantin Duniyan // Weltenmachen // Construire des Mondes // Fazer Mundos (7 Juni – 22 November 2009). Tidak berlebihan, sebagaimana terbaca dalam tajuk pameran yang ditulis dalam berbagai bahasa itu, kredo Birnbaum memang mencerminkan visi artistik La Biennale di Venezia sebagai sebuah tradisi pameran berskala global.

Sejak penyelenggaraannya yang pertama pada tahun 1895, La Biennale sudah dirancang sebagai pameran seni rupa berskala internasional. Baru pada dekade 1930-an, ketika organisasi penyelenggaranya lepas dari otoritas pemerintah kota dan menjadi otonom, format kegiatannya menjadi lebih besar lagi. La Biennale berubah menjadi sebuah festival kota, dengan keterlibatan disiplin seni musik (1930), film (1932) dan teater (1934). Akibat huru-hara politik di Eropa tahun 1968, penyelenggaraan La Biennale sempat terhambat, sampai kemudian dimulai lagi tahun 1974 oleh organisasi yang baru.

Tahun 1980, La Biennale mulai memasukkan pameran arsitektur, dan tari pada 1999. Sejarah yang panjang dan konsistensi menjadikan La Biennale identik dengan kegiatan seni berskala paling kolosal dalam sejarah. Keindahan kota Venice, tidak bisa dipungkiri, menambah reputasi La Biennale sebagai peristiwa penting yang wajib dikunjungi orang-orang dari berbagai penjuru dunia.


Terbagi atas tiga skema besar, yaitu pameran utama, paviliun negara-negara dan kegiatan-kegiatan pendamping (collateral events) La Biennale tahun ini sukses menyajikan peristiwa seni rupa yang menggabungkan spektrum tontonan, sejarah seni rupa dan dunia pemikiran secara menarik. Saya merasa beruntung karena bisa mampir dan untuk pertama kalinya menikmati pameran ini—meskipun durasi satu minggu ternyata tidak cukup untuk bisa menyaksikan semuanya. Menjelajahi jalan-jalan sempit kota Venice yang ramai oleh ribuan orang yang memadati puluhan kegiatan pameran, saya terpaksa harus memilih-milih, mana yang paling penting untuk ditonton. Perhatian saya langsung tertuju pada dua venue utama, Arsenale dan Giardini, yang sudah berpuluh-puluh tahun lamanya menjadi tengara utama untuk La Biennale. Di masing-masing tapak itu, terpajang pameran utama yang dikuratori Birnbaum, dengan puluhan paviliun negara yang mengelilinginya.

LEBIH LANJUT BACALAH VA EDISI 33



Google Yahoo MyWeb Del.icio.us Digg Facebook Myspace Technorati Stumble Upon Blinklist Spurl Ask PlugIM MSN Live
 
 

Add comment


Security code
Refresh


images/stories/articles.jpg
Art Talk with HONF at Umah Seni Jakarta
Monday, 16 January 2012 14:23
images/stories/articles.jpg
2012, JANGAN MEMBABI-BUTA
Monday, 16 January 2012 12:11
images/stories/articles.jpg
2012, JANGAN MEMBABI-BUTA
Monday, 16 January 2012 12:00
images/stories/articles.jpg
Mengelola & Merawat Koleksi Anda: Beberapa Tip Praktis untuk Kolektor
Monday, 16 January 2012 11:17
images/stories/articles.jpg
“WAYANG BEBER” DOKTER AUCKY
Monday, 16 January 2012 10:44


163787krya.gif
Kriya sebagai Seni Rupa Kontemporer?
(hits: 7186)
images/stories/articles.jpg
INDONESIA ART EVENT 08
(hits: 5779)
images/stories/articles.jpg
SURAT PEMBACA 01
(hits: 5658)
praktek-seni-rupa-small.gif
Little bit Statuary Art vicinity Note
(hits: 3893)
images/stories/articles.jpg
SHOP
(hits: 3712)


Banner


Gerai | Warta Kampus | Nasional | International | Fokus | Tekstur | Mozaik | Photography | Santir | Wawancara | Profile
Jakarta Events | Bandung Events | Indonesia Events
About Us | Surat Redaksi | Surat Pembaca | Subscription | Shop | Advertise With Us | Our Partner | Term of service | Privacy Policy
© 2000 - 2009 Visual Arts - Majalah Seni Rupa