BERANDATENTANG KAMIMENDAFTARGERAIADVERTISEREKANAN
Indonesian (Indonesia)English (United Kingdom)

BERANDA
GERAI
NASIONAL
INTERNASIONAL
FOKUS
TEKSTUR
SANTIK
WAWANCARA
PROFIL
KRITIK
VIDEO & ART
WARTA KAMPUS
MOZAIK
PHOTOGRAPHY
TILIK
WARTA PASAR
REFLEKSI
JADWAL KEGIATAN
FORUM








Baner
WARTA KAMPUS
EXPLORASI ILUSTRASI BUKU BERGAMBAR (CATATAN DARI WORKSHOP IKJ-GOETHE) PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Jumat, 10 Desember 2010 16:23
Fakultas Seni Rupa- IKJ berkerjasama dengan Goethe Institute Jakarta mengadakan Workshop Ilustrasi buku bergambar bersama seorang illustrator dari Jerman, Julia Kaergel. Julia sendiri didatangkan dalam rangka pameran “Ilustrasi Buku Cerita Bergambar” di Goethe Institute Jakarta dari tanggal 20 Oktober sampai 3 November 2010.

Julia, yang saat kecil pernah bercita- cita menjadi astronot dan peneliti kutub, mulai belajar ilustrasi dan desain buku pada HAW Hamburg sejak tahun 1992. Dan pada tahun 1998, ia bekerja sebagai illustrator mandiri. Julia menerima beberapa penghargaan dan hadiah sejak 1996- 2006, terakhir ia menerima hadiah Buku Anak Negara bagian North- Rhine-Westphalia untuk karya bersama Doris Dorrie berjudul “Mimi” (Dorrie/Kaergel).

Workshop Ilustrasi bersama Julia Kaergel dimulai dengan ceramah mengenai buku- buku bergambar yang ada di Jerman. Berbagai gaya membuat ilustrasi buku cerita diperlihatkan dilayar, mulai dari gaya lugu kekanakan sampai gaya surealis sebagai ilustrasi sebuah buku cerita bergambar, dengan ide cerita tradisional sampai cerita kontemporer dan fantasi imajinatif. Bahkan ada beberapa buku bergambar terlihat seperti sebuah karya lukisan.

Workshop dimulai dengan membuat beberapa sketsa dari cerita yang dipilih. Hari kedua, para peserta mulai menyelesaikan ilustrasi dan melengkapi dengan warna. Sebagian besar membuat ilustrasi secara manual, menggunakan cat air, pensil warna, maupun crayon yang digabung dengan teknik kolase, Ada beberapa peserta yang juga ada yang gambarnya ke komputer dan mewarnai secara digital. Julia dengan sabar memberi penjelasan mengenai gambar- gambar yang dibuat oleh peserta, sesekali ia membantu peserta agar meletakkan figur dan memberi warna yang lebih sesuai. Julia berusaha agar mahasiswa dapat mengeluarkan ide sebanyaknya, tidak ragu memecahkan kebuntuan saat peserta terhambat. Baginya, semua ide adalah menarik, yang perlu diperhatikan adalah eksekusinya. Ia tidak segan- segan memberi pengertian dan pengarahan kepada peserta bahwa ekspresi gambar tidak harus bergaya konvensional, disini ia menjelaskan bahwa pemakaian obyek atau figur dan warna juga bisa dijadikan simbol dari ekspresi perasaan manusia, seperti kegembiraan atau kedukaan.

Ia juga mengajarkan cara mudah membuat story board serta pemilihan tipografi dan penempatan teks. Salah seorang mahasiswa yang mencoba gaya surealis dalam ceritanya mengatakan merasa tertantang karena bisa menggunakan tehnik gambar yang berbeda yang belum pernah dicoba sebelumnya, ia mendapat ilmu dari Julia, bagaimana bekerja dengan waktu serta mengetahui cara mudah menggali ide dan konsep dalam membuat sebuah ilustrasi buku bergambar anak.

Seorang mahasiswi peserta yang pernah menjadi illustrator Green Tips di sebuah harian internasional mengatakan workshop ini sangat menyenangkan, memorable dan fun, ia belajar untuk lebih berani dalam mengeksplorasi karakter dan adegan cerita yang inovatif. Ia mendapatkan teknik-teknik menggambar yang berbeda dan merasa nyaman dapat berbagi ide dengan Julia dalam menemukan trik-trik khusus saat proses story boarding.

Waktu 3 hari untuk menyelesaikan sebuah buku cerita bergambar memang jadi nampak terlalu sempit, karena mahasiswa peserta terlihat menjadi lebih antusias di hari ketiga.
Tanggapan Julia pun positif dan “luar biasa” --ungkapnya-- karena ternyata masing- masing mahasiswa punya mimpi tentang masa kecil dan harapan-harapan di masa depannya yang bisa dilihat dari cara mereka mengekspresikan cerita bergambar dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pada Julia. Ia percaya bahwa setiap mahasiswa punya ide yang luar biasa. Yang diperlukan adalah motivasi dan dukungan. Ia pun tak henti-hentinya memberi semangat mahasiswa dalam bekerja dan  menikmati saat bekerja menciptakan sebuah karya ilustrasi.

Dalam workshop singkat ini bisa dilihat bagaimana sebuah buku bergambar di Jerman yang akan diterbitkan, melalui sebuah proses yang cukup panjang. Buku bergambar bahkan sudah menjadi barang koleksi bagi para penggemar cerita bergambar. Melihat budaya masyarakat Indonesia yang masih jauh dari minat membaca, harusnya pemerintah bisa secara berkesinambungan mengadakan kompetisi buku cerita bergambar untuk anak- anak bagi kaum muda yang kreatif yang kemudian diterbitkan, selain hal itu akan meningkatkan minat baca anak- anak Indonesia juga dapat memotivasi munculnya illustrator- illustrator muda yang kreatif dan inovatif. [V] Lydia Poetrie
 
 
Merayakan Sebuah Tradisi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Rabu, 03 November 2010 15:02

Bagaimanakah rupa sebuah museum di masa depan? Menjulang tinggikah? Virtualkah? Dan karya-karya apa sajakah yang mampu menembus institusi ini? Paling tidak itu adalah sedikit dari banyak pertimbangan tentang permuseuman di masa depan. Salah satu zona dalam Pasar Seni ITB yang mendatang (10 Oktober 2010) adalah menampilkan bentuk museum masa depan lengkap dengan karya-karya inovatif yang masuk ke dalamnya.

Zona Museum Masa Depan bukanlah satu-satunya zona yang akan ditampilkan Pasar Seni ITB (yang selanjutnya disingkat sebagai PS ITB). Ada Zona sawah yang penanaman sawahnya menjadi salah satu mata acara pra PS ITB. Ada Zona Neraka, Jamming, Kamar Vibrator dan Air Doa. Atraksi lain adalah para performer yang akan tampil dengan dua tema yaitu “Mengingatkan” dan “Melupakan”. Penampilan “Mengingatkan” adalah area di mana penonton akan diingatkan dengan kesenian tradisi nusantara; sementara penampilan “Melupakan” diharapkan dapat membuat penontonnya lupa akan kenyataan yang ada. Selain zona, penampilan, PS ITB pun menyuguhkan stan-stan yang menawarkan berbagai karya senirupa.

Siapa yang tak kenal Pasar Seni ITB. Ajang rutin empat tahun sekali ini telah menjadi agenda rutin yang dinanti-nanti oleh berbagai kalangan. Ajang ini pun mampu menjadi agen perubahan di medan sosial senirupa Indonesia. Tak lekang dari ingatan kita bahwa ajang ini mampu menginspirasikan seorang Ciputra untuk kemudian menggagas Pasar Seni Jaya Ancol yang kemudian tumbuh menjadi sebuah polar sendiri di ranah senirupa Indonesia.

PS ITB ini sebenarnya lahir di tahun 1972 atas prakarsa Prof A.D, Pirous yang juga menjadi pengajar di FSRD ITB. Ide ini bermula setelah kepulangan AD Pirous dari studinya di Amerika Serikat pada dekade 1970-an. Selama berkesenian di Negeri Paman Sam ini, ia dan teman-teman perupa memiliki sebuah tradisi yaitu garage sale di pergantian musim gugur mengingat datangnya musim dingin tanpa storage yang layak dapat membahayakan karya-karya para mahasiswa. Kegiatan inilah yang berusaha ditumbuhkan sang professor di civitasnya. Dan lebih dari sekedar garage sale para mahasiswa, PS ITB telah menjadi ajang “pencarian bakat” dan juga memediasi para mahasiswa-perupa dengan publik tanpa perantara institusi galeri komersial yang kerap membuat orang awam sungkan.

Tahun ini, PS ITB pun berkerjasama dengan berbagai institusi senirupa seperti ISI, IKJ, UPH Mushashino dan Kobe Malaysia untuk menampilkan berbagai karya senirupa.  Selain institusi, berbagai komunitas pun akan turut meramaikan acara yang menjadi Halan Ganesha sebagai nadi acara ini. Dan tentunya masih banyak hal lain yang ditampilkan. Sampai Bertemu di Bandung [V]
 
 



images/stories/articles.jpg
Transforming Minds: Buddhism in Art
Kamis, 10 Mei 2012 11:58
images/stories/articles.jpg
KONVENSI NASIONAL SENIRUPA SEBAGAI JAWABAN
Kamis, 10 Mei 2012 11:48
images/stories/articles.jpg
PASAR LOKAL MODAL GO-INTERNASIONAL
Kamis, 10 Mei 2012 11:43
images/stories/articles.jpg
IBU SRI, ANAK IDIOT DAN STATUS QUO
Kamis, 10 Mei 2012 11:36
images/stories/articles.jpg
Paceklik dan Kontroversi di Sekitarnya
Kamis, 10 Mei 2012 11:29


163787krya.gif
Kriya sebagai Seni Rupa Kontemporer?
(hits: 7547)
images/stories/articles.jpg
INDONESIA ART EVENT 08
(hits: 6832)
images/stories/articles.jpg
SURAT PEMBACA 01
(hits: 6669)
images/stories/articles.jpg
SHOP
(hits: 4533)
praktek-seni-rupa-small.gif
Sedikit Catatan Sekitar Seni Patung
(hits: 4152)


Baner


Gerai | Warta Kampus | Nasional | International | Fokus | Tekstur | Mozaik | Photography | Santir | Wawancara | Profile
Jakarta Events | Bandung Events | Indonesia Events
About Us | Surat Redaksi | Surat Pembaca | Subscription | Shop | Advertise With Us | Our Partner | Term of service | Privacy Policy
© 2000 - 2009 Visual Arts - Majalah Seni Rupa